SISTEM
INFORMASI KOMPUTER
OTOMATISASI
PERKANTORAN
DAN
SISTEM PAKAR
Dengan adanya kemajuan teknologi
yang berkembang begitu pesat kebutuhan manusia akan teknologi terutama sytem
informasi pun semakin meningkat, melalui computer segala sesuatu menjadi lebih
mudah dan praktis. Sehingga manusia akan lebih mengandalkan computer sebagai
alat untuk membantu pekerjaan mereka.
Terlebih lagi mereka perusahaan sudah
semakin berkembang maka dari itu setiap perusahaan sangat memerlukan system
informasi yang dapat mempermudah mereka dalam membuat sebuah laporan juga
catatan yang akan mereka padakai sebagai suatu data dalam perusahaan. Maka dari
itu kita akan membahas tentang system informasi computer dimana system ini
dapat membantu dan digunakan untuk mempermudah setiap perkerjaan yang dapat
dilakukan di dalam sebuah perusahaan.
PEMBAHASAN
Pengertian Sistem Informasi
Berbasis Computer (CBIS)
CBIS
atau Computer Base Information System mengandung arti bahwa komputer memainkan
peranan penting dalam sebuah sistem informasi, meskipun secara
teoritis, penerapan sebuah sistem informasi memang tidak harus menggunakan
komputer dalam kegiatannya, namun pada prakteknya dengan data dan
kebutuhan informasi yang begitu kompleks maka peran teknologi komputer begitu
dibutuhkan, peran komputer inilah yang dikenal dengan istilah «computer
based» karena digunakan untuk mengolah informasi dalam sebuah sistem maka disebut
Computer Base Information System atau sistem informasi berbasis komputer.
Dengan
integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, sistem informasi akan mampu
menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat
sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya. Dari pengertian diatas dapat
disimpulkan bahwa system informasi berbasis computer adalah system pengolah
suatu data yang berkualitas dan di pergunakan untuk membantu mengambil sebuah
keputusan dan untuk menentukan peranan teknologi dalam kehidupan ini.
Pengertian Otomatisasi Komputer
Otomatisasi
kantor merupakan penggunaan alat elektronik yang digunakan untuk memudahkan
komunikasi formal dan informal terutama yang berkaitan dengan komunikasi informasi
dengan orang-orang didalam dan diluar perusahaan.
Otomatisasi
perkantoran berawal dari tahun 1960, ketika IBM menciptakan istilah
word-processing untuk menjelaskan kegiatan devisi mesin TIK
listriknya. Kata «Otomatisasi» memiliki pengertian penggunaan mesin untuk
menjalankan tugas fisik yang biasa dilakukan oleh manusia. Otomatisasi
kantor biasanya dikenal dengan istilah Office Automation atau OA.
Waluyo
menegaskan bahwa era otomatisasi perkantoran dimulai secara bersamaan dengan
berkembangnya teknologi informasi, dimana digunakannya perangkat komputer
untuk keperluan perkantoran. Otomatisasi penting dilakukan dalam upaya meraih
efektivitas dan efisiensi kegiatan perkantoran.
Tujuan Otomatisasi Komputer
Otomatisasi
Perkantoran, OA atau Office Automation bertujuan untuk meningkatkan
produktivitas kerja melalui :
- Meminimalkan oengeluaran pada biaya.
- Pemecahan masalah kelompok.
- Pelengkap bukan pengganti, dalam hak ini tidak akan menggantikan semua komunikasi interpersonal.
- Penggabungan dan penerapan teknologi.
- Memperbarui proses pelaksanaan pekerja di kantor.
- Meningkatkan produktivitas dan efektif pekerjaan.
- Peningkatan komunikasi daoat menghasukjan keputusan yang lebih baik dan lebih cepat.
Fasilitas dalam Otomatisasi
Komputer
- Dilihat dari tenaga penggeraknya
- Dilihat dari cara kerja dan komponen mesinnya
- Dilihat dari fungsinya dalam berbagai pekerjaan kantor
Pengguna Otomatisasi Komputer
Digunakan
oleh semua orang yang bekerja di dalam kantor.
- Manajer
- Profesional
- Sekertaris
- Pegawai Administratif
Tahap
Penerapan Otomatisasi Perkantoran
- Tradisional : penggunaan utama ditujukan untuk mengurangi biaya dan meingkatkan produktivitas.
- Transisional : ditandai dengan mulai diguriakannya proses data secara elektronik serta dibangunnya aplikasi untuk pengarsipan.
- Transformasional : merupaka konvergensi telekomunikasi dan informasi
Model Otomatisasi Perkantoran
Karena
OA tidak memiliki mengelola data, penggunaan database dibatasi pada isi
informasi. Informasi juga disediakan oleh lingkungan. Pemecah masalah
lain berada ditengah-tengah garis yang memisahkan perusahaan dengan
lingkungan. Ini berarti bahwa orang-orang itu mungkin berada di kedua area
tersebut.
Sistem Pakar
Konsep
sistem pakar adalah menirukan metodologi dan kinerja seorang manusia yang ahli
dalam bidang atau domain tertentu yang spesifik.. Sistem pakar adalah
program pemberian nasehat atau program konsultasi yang mengandung pengetahuan
dan pengalaman yang dimasuki oleh satu atau banyak pakar kedalam satu domain
pengetahuan tertentu. Agar setiap orang biasa memanfaatkannya untuk
memecahkan suatu masalah.
Tahapan-tahan pengembangan sistem
pakar
- Identifikasi, Merupakan tahap penentuan hal-hal yang penting sebagai dasar dari permasalahan yang akan dianalisis.
- Konseptualitas, Hasil identifikasi masalah, dikonseptualisasikan dalam bentuk relasi antar data, hubungan antar pengetahuan dan konsep-konsep penting.
- Formalisasi, Konsep-konsep dari konseptualisasi diimplementasikan secara formal dalam tahap formalisasi.
- Implementasi, Tahap implementasi dapat dimulai dengan membuat garis besar masalah kemudian memecahkan masalah kedalam modul-modul.
- Evaluasi, Tahap ini merupakan tahap pengujian terhadap sistem pakar yang telah dibangun dan untuk menemukan kesalahan-kesalahan yang masih ada.
- Pengembangan sistem, Fungsi dari pengembangan sistem adalah agar sistem yang dibangun tidak menjadi usang dan investasi tidak sia-sia.
Bentuk Sistem Pakar
- Berdiri sendiri
- Merupakan program yang terkandung dalam suatu algoritma (konvensional) menghubung ke software lain.
- Sistem Mengabdi
Struktur Sistem Pakar
Lingkungan
pengembangan digunakan sebagai pembangunan sistem pakar baik dari segi
pembangunan komponen maupun basis pengetahuan. Lingkungan konsultasi
digunakan oleh seorang yang bukan ahli untuk berkonsultasi.
Contoh sistem yang termasuk
otomatisasi perkantoran dan sistem pakar Otomatisasi
Perkantoran
- Pengolahan Kata
- Sistem Manajemen Basis Data
- Program Spreadsheet
- Desktop Publishing.
Sistem
Pakar
- XSEL : Sistem pakar ini dapat bertindak sebagai asisten penjual yang membantu penjual komputer DEC memilihkan pesanan pelanggan sesuai dengan kebutuhan.
- MYCIN : Sistem ini dikembangkan di Universitas Stanford pada pertengah-an 1970-an dengan tujuan untuk membantu jurumedis dalam mendiagnosa penyakit yang disebabkan oleh bakteri
- PROSPECTOR : Sistem ini diciptakan oleh Richard Duda, Peter Hard, dan Rene Reboh pada tahun 1978 yang menyediakan kemampuan seperti seorang pakar di bidang geologi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar