Minggu, 10 Juli 2022

Sistem Manajemen Laundry Semi Online - Komputasi Modern

Sistem Manajemen Laundry Semi Online

Mata Kuliah : Komputasi Modern

Dosen : Dian Gustina,Skom., Mmsi

Inendya Rahma Tania -53418331

Latar Belakang

            Sistem informasi pelayanan merupakan suatu program aplikasi komputer untuk mendukung dalam penyimpanan data dan informasi, melaporkan masukan data dan informasi, menampilkan data dan informasi, serta memberikan informasi kepada semua orang yang membutuhkan. Keadaan tersebut yang membuat perusahaan-perusahaan banyak memanfaatkan sistem yang terkomputerisasi, untuk meningkatkan pengembangan di bidang pelayanan jasa sehingga lebih baik lagi. Salah satunya di bidang layanan jasa laundry.

            Oleh karena permasalahan itu maka di buat sebuah sistem informasi agar pencatatan transaksi dan pengelolaan layanan laundry dapat berjalan cepat.

Tujuan

  1. Membangun dan merancang Sistem Informasi Manjemen Laundry sederhana
  2. Mengimplementasikan Sistem Informasi Manjemen Laundry secara komputerisasi.

Use Case Diagram 

Activity Diagram Login

Activity Diagram Laporan

Activity Diagram Transaksi



Aplikasi Laundry 
















Jumat, 09 Juli 2021

Tugas 7 - Kebutuhan Desain Grafik Pada Aplikasi WEB

 1. Jelaskan apa yang menjadi dasar penggunaan ragam layput website dalam membuat media visual berbasi web

Layout adalah struktur pengaturan yang mengayomi suatu tampilan nfromasi, seperti buku, majalah website dan media lainnya. Smith (1985) dalam Sutopo (2002:174) mengatakan bahwa proses membuat layout berarti merangkat unsur rupa menjadi susuna yang baik, sehingga tujuan yang diinginkan tercapai 

2. Jelaskan penggunaan berbagai macam format gambar pada desain grafis berbasis web

  • PNG (Portable Network Graphics), adalah salah satu format yang bisa menampilkan gambar dengan latar belakang transparant. Format ini digunakan untuk membuat infografis, banner, chart, logo, ilustrasi dan bayak produk grafis lainnya. PNG mendukung lossless compression dan menawarkan warna yang tajam. tetapi format ini mempunyai ukuran yang besar dan hanya menyimpan dalam mode RGB (Red, Green Blue).
  • JPEG.JPG (Joint Photographic Experts Group), adalah format yang paling banyak digunakan di internet. Beberapa platform media sosial seperti Facebook dan Instagram dan secara otomatis akan mengubah format gambar yang diunggah menjadi JPEG. JPEG sangat kompatibel dengan berbagai browser, imager viewers, dan berbagai editor software dan membunyai ukuran file yang kecil. 
  • GIF (Graphics Interchange Format), GIF dikenal dengan kemampuan menampilkan aplikasi dalam strategi social media marketing. GIF mempunyai ukuran yang kecil, mendukung mode transparan dan termasuk dalam lossless compression.
  • TIFF (tagged Image FIle Format), banyak digunakan dalam industri cetak meupun penerbitan. Jangan menggunakan format ini untuk web, karena selain tidak kompatible dengan berbagai browser, TIFF juga mempunyai ukuran file yang besar.
  • PSD (Photoshop Document), PSD adalah format file dibuat untuk menimpan di aplikasi Adobe Photoshop. Uniknya, PSD bisa diubah ke format lain seperti JPEG dan PNG. namun, format ini tidak bisa dilihat dari browser maupun image viewers, sehingga tidak disarankan untuk konten web.


Rabu, 30 Juni 2021

Tugas 6 - Desain Grafis pada aplikasi Web

1. Jelaskan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan apabila ingin membuat media visual berbasis web!

1)      Penggunaan warna yang tepat, Warna sangat berpengaruh dalam sebuah desain, kombinasi warna yang berlebihan akan mengalihkan pengunjung dari konten website.

2)      Teks yang mudah dibaca, Teks mudah dibaca dapat mengatur kontras warna teks dengan background, penggunaaan font juga diperhatikan. Pengaturan paragraf dan jarak antara teks dengan elemen lain juga perlu diperhatikan. Whitespace atau ruang kosong antar elemen harus harmonis. Semua hal tersebut bertujuan supaya Teks mudah dibaca.

3)      Desain visual yang harmonis, Image atau gambar secara visual merupakan unsur atau elemen utama dalam desain. Image bisa digunakan sebai pemanis, atau penyeimbang atau point of interest.

4)      Layout yang simple, Layout atau tataletak desain diusahakan sesederhana mungkin, minimalisir elemenelemen yang tidak penting, maksimalkan whitespace (jarak antar elemen). Website dengan layout yang baik, mudah untuk dijelajahi, pengunjung mudah untuk menemukan sesuatu, dan dengan cepat menemukan apa yang dicarinya.

5)      Alur yang mudah dimengerti, Layout desain website harus bisa menuntun pengunjung dan mengarahkan mereka ke sesuatu yang kita inginkan, jadi kitalah yang menuntun alur perhatian pengunjung dari titik a, ke titik b, ke titik C, dan seterusnya, sehingga tujuan kita dan misi dari website bisa dicerna dengan baik oleh pengunjung.

6)      Menu navigasi yang jelas, Salah satu elemen penting yang juga wajib diperhatikan adalah navigasi atau menu. Menu navigasi adalah satu-satunya cara pengunjung berinteraksi dengan website. Ada banyak cara dan banyak desain menu navigasi, tetapi yang tidak boleh dilupakan adalah fungsi utamanya, sebagai alat interaksi pengunjung dengan website

2. Contoh hasil aplikasi desain grafis berbasis web 






Selasa, 18 Mei 2021

Tugas 5 - Konsep Pemodelan Desain Grafik pada Aplikasi Mobile

 1. Jelaskan elemen-elemen apa saja yang harus diperhatikan jika ingin mengaplikasikan desain grafis pada perangkat mobile!

Jawaban:

  1. Resolusi layar, Warna atau resolusi yang membentuk gambar. Jika gambar beresolusi tinggi dan di tampilkan pad amonitor yang beresolsi rendah maka akan mengakibatkan gambar terlihat kasar.
  2. Layout, Mendefiniskan struktur visual untuk antar muka pengguna,
  3. Tipografi, Tipografi merupakan seni dalam merancang, menyusun, dan memodifikasi huruf seestetik mungkin. Untuk membuat tipografi pun ada beberapa peraturan tertentu, diantaranya; Ukuran huruf, Jenis huruf, Tracking (jarak antar huruf secara umum), Kerning (jarak antar dua huruf yang spesifik), Leading (jarak antar baris)
  4. Warna, Seorang desainer harus mengapllikasikan wawrna dnegan tepat, sehingga akan membuat suatu karya yang pas untuk dipandang
  5. Penguasa software, Untuk menunjang kegiatan desain supaya lebih mudah
  6. Sketsa, Seorang desainer harus dapat membuat suatu sketsa atau rancangan mengenai karya yang akan diciptakan secara baik dan benar.
  7. Desain Interaksi, Mendesain produk interaktif dengan tujuan untuk membantu manusia dalam berkomunikasi sekaligus berinteraksi dalam kehidupan dan juga pekerjaan sehari-hari
2. Berikan contoh aplikasi desain grafis pada perangkat mobile!

Jawaban:

  •  Canva
  • Adobe Photoshop Lightroom CC
  •  Sketchbook
  • Adobe Illustrator Draw
  • Infinite Design
  • Picsart
  • Desygner 

Rabu, 05 Mei 2021

Tugas 4 - Jenis, Ide, Manfaat dan Contoh

1. Jelaskan jenis-jenis desain grafis dan berikan contohnya!

1)   Desain Grafis Identitas Visual

Suatu sistem komunikasi visual yang membentuk identitas dari suatu perusahaan, lembaga maupun produk.  Identitas visual sering digunakan untuk membedakan suatu produk atau jasa yang sama dengan milik pesaung sehingga customer akan mudah mengidentifikasi suatu merek hanya dengan melihat sebagian dari tampilan visualnya.

2)  Desain Antar Muka (User Interface)

Pengguna berinteraksi dengan perangkat atau aplikasi. UI mencangkup semua hal yang berinteraksi dengan pengguna layar, keyboard, dan mouse. Desain UI berfokus pada pengalaman visual pengguna dan desain elemen grafis di layar seperti menu, tombol, mikro – interaksi dan lainnya.

3)  Desain Grafis Pemasaran dan Periklanan

Suatu perusahaan dengan produk agar dikenal oleh masyarakat bergantung pada upaya pemasaran dan periklanan dan periklanan, yang bertujuan untuk membujuk setiap masyarakat mengambil keptusan untuk membeli suatu produk.

4)  Publikasi

Desainer grafis yang mengkhususkan diri dalam publikasi bekerja sama dengan editor dan penerbit untuk membuat tata letak dengan tipografi yang dipilih dengan cermat dan karya seni yang menyertainya, yang meliputi fotografi, grafik dan ilustrasi.

5)  Motion Grafis

Percabangan dari seni desain grafis yang merupakan penggabungan dari ilustrasi, tipografi, fotografi dan videografi dengan menggunakan teknik animasi bergerak.

Ini dapat mencakup animasi, audio, tipografi, citra, video, dan efek lain yang digunakan dalam media online, televisi, dan film. Popularitas media telah meroket dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan peningkatan teknologi dan konten video.

6)  Desain Kemasan (Packing)

Desain Kemasan juga dapat berkomunikasi langsung dengan konsumen, yang menjadikannya alat pemasaran yang sangat berharga. Setiap kotak, botol dan tas, setiap kaleng, wadah, atau tabung adalah kesempatan menceritakan kisah tentang suatu merek.

7)  Grafis Lingkungan

Grafis lingkungan secara visual menghubungkan orang ke tempat-tempat untuk meningkatkan pengalaman mereka secara keseluruhan dengan menciptakan suatu tempat yang lebih mudah diingat, menarik, informatif atau lebih mudah dinavigasi.

8) Seni dan ilustrasi untuk desain grafis

Seni grafis dan ilustrasi sering terlihat sama dengan desain grafis, namun masing-masing sangat berbeda. Desainer menciptakan komposisi untuk berkomunikasi dan memecahkan masalah, seniman grafis dan ilustrator membuat karya seni asli.

Seni mereka mengambil sejumlah bentuk, dari seni murni hingga hiasan hingga ilustrasi mendongeng.

    2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan ide dan bagaimana proses untuk mendapatkan ide tersebut!

Ide merupakan hal abstrak yang tidak bisa dilihat, bisa datang tiba-tiba, kapan pun ia ingin hinggap dipikiran, sehingga membuat desainer punya dasar kreatif untuk menciptakan karya-karya baru. Namun demikian, Proses dimana ide dapat muncul di pikiran bukanlah suatu hal yang kebetulan, ide memiliki alasan untuk itu ada tips-tips menarik yang bisa dipraktekkan untuk membuat ide dapat mengalir deras, cukup sederhana, namun memiliki alasan yang logis sebagai proses dalam menyalurkan ide-ide kreatif di pikiran kita.

3. Jelaskan manfaat dari desain grafis dan berikan contohnya!

1) Mempercepat Proses Pekerjaan Suatu pekerjaan akan dapat dipersingkat dengan menggunakan desain grafis, contohnya sebuah proposal yang harus memaparkan setiap detail perusahaan tetapi dengan menggunakan desain grafis maka akan lebih dipersingkat dengan membuatnya dalam bentuk gambar atau kurva.

2) Dapat Menyampaikan Pesan Dalam Bentuk Grafis Untuk membuat pesan dalam bentuk sebuah karya seni desain grafis tidaklah mudah, hal ini dapat dilakukan dengan mengikuti kurusus desain grafis yang terpercaya agar pesan yang dibuat dapat disampaikan kepada masyarakat.

3) Menjadi Tempat Pengungkapan Perasaan Setiap orang pasti memiliki perasaan yang terkadang sulit di ungkapan, setelah belajar desain grafis di dumet school dengan sebuah aplikasi photoshop ataua adobe lainnya dapat mengungkapkan perasaan dalam bentuk grafis.

4) Memberikan Hasil Gambar Yang Lebih Menarik Dan Indah Gambar yang dihasilkan baik melalui jepretan kamera ataupun karya tangan tidak selalu menghasilkan gambar yang sesuai keinginan, dengan sentuhan desaign grafis maka gambar tersebut akan lebih menarik dan indah di lihat.

5)  Dapat Menghasilkan Uang Dengan sebuah hasil desain yang telah dibuat akan memiliki nilai yang berharga, bayangkan saja logo-logo perusahaan yang dibuat dari aplikasi desain bukan sekedar bernilai ratusan ribu saja, bahkan ada yang bernilai milyaran.

Contoh desain graifs dalam kehidupan sehari-hari

1)      Advertising (periklanan)

2)      Business (bisnis)

3)      Political (politik)

4)      Education (pendidikan)

5)      Film and Animation (film dan animasi)

Minggu, 25 April 2021

Tugas 3 - Proses dan Teknik Desain Grafis

1. Jelaskan apa yang dimaksud proses dan teknis desain grafis!

  1. Konsep, adalah pijakan awal dalam sebuah desain, dan merupakan hasil dari brainstorming seorang desainer dengan klien. Hasil dari pemikiran ini menentukan tujuan-tujuan, kelayakan dan segment / audience yang dituju. Konsep tidak mesti berasal dari bidang desain tapi merupakan gabungan dari beberapa bidang lain tergantung experience dan observasi seorang desainer. Konsep bisa didapatkan dari bidang lain, seperti : ekonomi, politik, hukum, budaya, dll.
  2. Media, Untuk mencapai hasil dari tujuan kita terutama mengenai sasaran / segment yang dituju dari desain tersebut, diperlukan studi kelayakan media yang cocok dan efektif untuk mencapainya. Media bisa berupa cetak, elektronik, outdoor, Internet, neon sign, mural dll.
  3. Ide/gagasan, Untuk mencari ide yang kreatif diperlukan studi banding, literatur, wawasan yang luas, diskusi, wawancara, dll. Agar desain bisa efektif diterima audience dan membangkitkan kesan tertentu yang sulit dilupakan. Kadang untuk mendapatkan ide, diperlukan suatu kegilaan, membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, bahkan membenturkan / membuat suatu hal yang konflik / paradoks. Contoh :  iklan rokok yang memiliki slogan : “Bikin hidup lebih hidup”. Sedangkan kita padahal telah mengetahui bahwa rokok lebih mendekatkan kita pada kematian!  But is unique and different right.
  4. Persiapan data, data berupa teks, suara, video atau gambar terlebih dahulu harus kita pilah dan seleksi. Apakah data itu sangat penting sehingga harus tampil atau kurang penting sehingga bisa ditampilkan lebih kecil, samar atau dibuang sama sekali. Data bisa berupa data  informatif atau data estetis. Data informatif adalah data yang harus ada dan berisi informasi kepada audience bisa berupa foto atau teks, dan judul. Data estetis merupakan data tampilan agar sebuah desain menjadi enak dilihat dan proporsional. Data ini bisa berupa bingkai, background, efek grafis, garis atau bidang
  5. Visualisasi, Berbeda dengan pembuatan desain untuk sendiri atau portofolio, dalam kaitannya dengan pembuatan untuk orang lain (klien) tentu saja kita harus meredam keinginan kita sedikit dan lebih mengutamakan apa yang diinginkan oleh klien, baik dari warna yang dipakai, layout.
  6. Produksi, Setelah desain selesai, maka desain sebaiknya lebih dahulu di proofing (print preview) sebelum di cetak. Jika warna dan komponen grafis lain tidak ada kesalahan, maka desain anda siap diperbanyak

Pada akhirnya proses tahapan perancangan ini tidak selalu baku seperti ini, bisa disesuaikan dengan budget, waktu dan hasil yang diinginkan dari sebuah desain.

2. Jelaskan maksud dari desain grafis sebagai konsep pemecahan masalah! 

Pemecahan masalah adalah suatu proses terencana yang perlu dilaksanakan agar memperoleh penyelesaian tertentu dari sebuah masalah yang mungkin tidak didapat dengan segera (Saad & Ghani, 2008:120).

 Ada empat tahap pemecahan masalah yaitu;

1.      Memahami masalah, 

2.      Merencanakan pemecahan, 

3.      Melaksanakan rencana,

4.      Memeriksa kembali (Polya, 1973:5)

Jumat, 16 April 2021

POSTTEST_VC1_3IA06_53418331_Inendya Rahma Tania

a. Sebutkan 6 tahap perancangan basis data

1)      Pengumpulan data dan analisa

2)      Perancangan basis data secara konseptual

3)      Pemilihan DBMS

4)      Perancangan database secara logika (data model mapping)

5)      Perancangan database secara fisik

6)      Implementasi sistem database

b. Manakah dari 6 tahap tersebut sebagai aktifitas utama dalam proses perancangan basis data? Mengapa?
  • Desain basis data fisik, Karena seuatu databse merupakan hasil dari tahap satu dan menghasilkan sebuah konseptual database skema pada DBMS-independent model data tinggal tinggi seperti EER model, lalu skema konseptual ditransformasikan dari model data tinggkat tinggi yang digunakan pada tahap 2 ke dalam model data dari model data DBMS yang dipilih pada tahap ke 3
c. Mengapa perancangan skema dan aplikasi dilakukan secara parallel?
  • Karena aktivitas desain skema konseptual, menentukan kebutuhan data yang dihasilkan oleh tahap 1 dan menghasilkan skema basis data konseptual. Aktivitas kedua yaitu desain transaksi dan aplikasi, menentukan analisa aplikasi basis data pada tahap 1 dan menghasilkan spesifikasi level tinggi untuk aplikasi tersebut.

d. Mengapa digunakan model data implementation-independent selama perancangan skema konseptual ?
  • Karena tidak tersedia sebagai deskripsi stabil dari isi basis data. Pemilihan DBMS dan keputusan desain dapat berubah tanpa mengubah skema konseptual DBMS-independent.
e. Mengapa diperlukan koleksi (Pengumpulan data) dan analisa kebutuhan
  • Karena ini suatu tahap dimana kita melakukan proses indentifikasi dan analisa kebutuhan-kebutuhan data dan ini disebut pengumpulan data dan analisa. Untuk menentukan kebutuhan-kebutuhan suatu sistem database, kita harus mengenal terlebih dahulu bagian-bagian lain dari sistem informasi yang akan berinteraksi dengan sistem database, termasuk para user yang ada dan para useryang baru beserta aplikasi-aplikasinya. Kebutuhan-kebutuhan dari para user dan aplikasi-aplikasi inilah yang kemudian dikumpulkan dan dianalisa.

Sistem Manajemen Laundry Semi Online - Komputasi Modern

Sistem Manajemen Laundry Semi Online Mata Kuliah : Komputasi Modern Dosen : Dian Gustina,Skom., Mmsi Inendya Rahma Tania -53418331 Lat...