Memeluk Masa Lalu - Dwitasari
Penulis : Dwitasari
Penyunting : Dila Maretiqhasari
Perancang & Ilustrasi sampul : NA Zundaro
Ilustrasi isi : Belinda CH
Pemeriksa aksara : Septi WS dan Kiki Riskita Sari
Penata aksara : Arya Zendi
Penerbit : Bentang Belia ( PT.Bentang Pustaka)
Jumlah halaman : 128 halaman
Tebal buku : 18 cm
Terbit : 2016
Rating : 3/5
Aku ingin jatuh cinta dengan jutaan keajaiban yang aku rasakan saat jatuh cinta,
kemudian tuhan mempertamukanku dengan mu
Memeluk Masa Lalu – Dwitasari
Untuk kekasih delapan belas jam yang saya cintai diam-diam
-Cleo
Di buku ini, Dwitasari kembali menulis tentang kisah cinta yang mungkin sangat sering dialami oleh remaja saat ini. Dan disertai dengan kata-kata yang galau dan menusuk hati bagi para pembaca. Cleo seorang gadis yang tinggal bersama papanya dan Dia ingin melanjutkan kuliah di Jogja kota yang sangat Ia sukai. Ia adalah gadis yang sangat suka dengan sastra juga senang menulis, dan yang Ia tulis tidak jauh dari hal yang berbau kegalauan dan mampu membuat penikmatnya baper.
Namun Ia termasuk wanita yang mempunyai tingkat kegengsian yang tinggi, akibat rasa gengsi itu Ia telah kehilangan Pria yang Ia kagumi. Raditya seorang Pria yang gagah dan menggunakan kacamata dan yang sangat sayang terhadap Ibunya, apapun yang ibunya inginkan Ia turuti asalkan ia bisa melihat Ibunya senang.
Ia juga seorang Pria yang punya tingkat kegengsian yang tinggi sama dengan Cleo, akibat rasa gengsi itu mereka tidak bisa menyatu dan akhirnya bertemu setelah 3 tahun dan semua telah terlambat. Ninda seorang gadis yang sangat mencintai Raditya, Ia gadis yang manja dan ia adalah wanita yang Ibu Raditya suka. Raditya selalu pasrah terhadap wanita ini asalkan bisa melihat Ibunya senang.
Cerita ini dimulai saat Cleo tidak bisa diantar oleh Papanya untuk menuju ke Jogja. Lalu Papanya memaksa dia untuk menaiki Bus tujuan Jogja. Saat di loket Bus Ia bertemu dengan Raditya yang dianggap Pria yang tidak benar karena merokok sembarangan sampai akhirnya mereka beradu mulut. Ternyata, mereka sama-sama ingin pergi ke Jogja dan yang parahnya mereka duduk bersebelahan. Dari Cibinong menuju ke Jogja mereka habiskan dengan bercerita dan kadang Cleo sampai tertidur di bahu Raditya sampai akhirnya Cleo suka dangan Pria itu, begitu juga sebaliknya.
Saat tiba di Jogja mereka terpisah dan bertemu setelah 3 tahun. Sebelum mereka berpisah mereka saling menuggu untuk meminta kontak satu sama lain. Karena punya rasa gengsi, mereka akhirnya tidak berani untuk melakukannya. Setelah 3 tahun, mereka akhirnya bertemu kembali di Bandara saat ingin menuju ke Cibinong tempat mereka tinggal.
Karena asik mengobrol merekapun tertinggal pesawat dan memutuskan untuk menaiki Bus sambil bernostalgia. Seiring berjalannya waktu Cleo mengetahui bahwa Raditya akan menikah, lalu Ia memustuskan untuk benar-benar melupakan Raditya dan bertemu dengan Rey. Raditya pun menikah dengan pilihan Ibunya yaitu Ninda. Walaupun mereka masih saling mencintai tapi mereka percaya kalau cinta tak harus memiliki.
Kelebihan novel ini menceritakan Cleo yang tetap sabar dan tabah dalam menjalani hidupnya. Ia juga menerima dan melepaskan orang yang Ia sayangi demi kebahagiaan mereka. Kurangnya di novel ini penulis tidak menceitakan Cleo dan Raditya saling mencari selama 3 tahun, dan apa-apa saja yang mereka usahakan supaya bisa bertemu kembali.
Kelebihan : Dwitasari dikenal karyanya yang berasal dari curhatannya. Siapa sangka curhatannya menjadi karya. Novel ini meskipun tipis tapi penulis mencampur adukan rasa kesal ketika raditya hilang kabar. Rasanya, menyebalkan,
Kekurangan : Sayangnya kejadian di bus sangat di ulur. Mungkin karena novel ini tipis jadi di jabarin sangat sedikit dan berlete-tele.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar